Bentuk Lembaga yang Ideal dalam Pengelolaan Sampah di Daerah (Studi di Kota Malang dan Kabupaten Gianyar)

Asri Farida Sihaloho | 07 Jul 2020
Sampah termasuk permasalahan lingkungan yang dihadapi banyak kota di Indonesia, namun belum semua kota telah memberikan pelayanan persampahan dengan baik. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya tingkat pelayanan persampahan di suatu daerah adalah bentuk lembaga atau institusi pengelola sampah yang pada umumnya kapasitas atau kemampuan institusi atau pengelola di daerah lebih kecil jika dibandingkan dengan jumlah sampah yang harus mereka kelola. Melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2013, dengan menggunakan metode kualitatif disimpulkan bahwa institusi pengelola sampah di daerah perlu memisahkan antara regulator dan operator sehingga pengelolaan sampah di daerah dapat berjalan efisien dan efektif. Regulator dijalankan oleh Dinas dan operator dijalankan oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Materi terkait
Laporan
fai | 21 Oct 2020
Global E-Waste Monitor 2017
Berita
Esa Khairina Husen | 02 Oct 2020
Press Release Jambore Indonesia Ber ...
Blog
Esa Khairina Husen | 02 Oct 2020
Di Tengah Pandemi, Ratusan Pegiat P ...
Blog
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BANGKA | 14 Oct 2020
Peringati world Clean Up Day 2020, ...
;